CREATE ACCOUNT

FORGOT YOUR DETAILS?

Budgeting

Tuesday, 25 April 2017 by

Oleh: Dr. Zaroni, CISCP., CFMP. Head of Consulting Division | Supply Chain Indonesia Perencanaan yang cermat, baik rencana formal maupun rencana informal, merupakan hal penting bagi organisasi perusahaan. Para manajer harus memahami dengan baik sumber daya kapabilitas mereka dan harus memiliki sebuah rencana yang menunjukkan bagaimana sumber daya tersebut digunakan untuk mencapai tujuan dan sasaran perusahaan.

Oleh: Dr. Zaroni, CISCP., CFMP. Head of Consulting Division | Supply Chain Indonesia Analisis Cost-Volume-Profit (CVP) merupakan model yang sangat berguna untuk perencanaan dan pengambilan keputusan manajemen dalam menentukan unit yang harus dijual untuk mencapai laba yang diinginkan. Analisis CVP mendeskripsikan hubungan antara unit yang dijual, biaya, harga jual, dan profit, yang dapat menjelaskan beberapa isu

Oleh: Dr. Zaroni, CISCP., CFMP. Head of Consulting Division | Supply Chain Indonesia Dalam menghadapi lingkungan bisnis yang dinamis, perusahaan mengembangkan kebijakan organisasi secara desentralisasi. Kebijakan desentralisasi akan memberikan ruang bagi para manajer unit dalam mengambil keputusan secara cepat dan tepat. Manajer unit cukup melakukan koordinasi dengan manajemen puncak atau kantor pusat dalam mengelola unit bisnis

Oleh: Dr. Akhmad Yunani, S.E., M.T. Head of the Division of Research and Development | Supply Chain Indonesia Sistem logistik di Indonesia saat ini belum mempunyai satu kesatuan tujuan yang mampu mendukung peningkatan daya saing pelaku bisnis dalam peningkatan kesejahteraan rakyat. Bahkan, pembinaan, kewenangan, dan koordinasi kegiatan logistik masih belum optimal di masing-masing kementerian atau lembaga

Biaya Logistik Agregat

Saturday, 15 April 2017 by

Oleh: Dr. Zaroni, CISCP., CFMP. Head of Consulting Division | Supply Chain Indonesia Biaya logistik merupakan faktor yang sangat memengaruhi daya saing perusahaan dan negara. Bagi perusahaan, biaya logistik akan memengaruhi harga jual produk akhir. Sementara bagi negara, biaya logistik agregat akan memengaruhi pasar ekspor dan impor. Pengurangan biaya logistik selalu menjadi perhatian, baik para manajer

Oleh: Dr. Akhmad Yunani, S.E., M.T. Head of the Division of Research and Development | Supply Chain Indonesia Bisnis logistik merupakan salah satu sektor usaha yang saat ini memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi, seiring dengan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat dan perkembangan teknologi yang semakin canggih. Peran perusahaan logistik di tanah air juga akan terus berkembang

Supply Chain Risk

Monday, 10 April 2017 by

Oleh: Dr. Zaroni, CISCP., CFMP. Head of Consulting Division | Supply Chain Indonesia Dalam lingkungan bisnis yang tidak pasti, risiko selalu terjadi. Risiko merupakan varian dari hasil yang diharapkan. Tidak ada yang bisa menjamin bahwa yang diharapkan akan sesuai dengan aktual. Rantai pasok melibatkan banyak pihak, mulai dari pemasok material, produksi, permintaan pelanggan, transportasi, pergudangan, distribusi,

Logistics Cost Reduction

Wednesday, 05 April 2017 by

Oleh: Dr. Zaroni, CISCP., CFMP. Head of Consulting Division | Supply Chain Indonesia Penurunan biaya logistik menjadi perhatian banyak pihak, tidak hanya pelaku usaha, konsumen, namun juga pemerintah. Saat ini biaya logistik Indonesia rata-rata 14% dari harga jual produk atau bila dihitung secara agregat, biaya logistik total sekira 26,4% dari produk domestik bruto. Biaya logistik agregat

Oleh: Dr. Zaroni, CISCP., CFMP. Head of Consulting Division | Supply Chain Indonesia Persoalan kelangkaan barang, disparitas harga, dan fluktuasi harga komoditas bahan pokok menjadi perhatian serius Pemerintah. Kelangkaan barang terjadi apabila suatu daerah mengalami kesulitan atau bahkan tidak dapat mendapatkan komoditas bahan-bahan pokok secara kontinu untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat akan komoditas bahan-bahan pokok tersebut.

Reverse Logistics

Sunday, 26 March 2017 by

Oleh: Dr. Zaroni, CISCP., CFMP. Head of Consulting Division | Supply Chain Indonesia Umumnya logistik mengelola pergerakan dan perubahan bahan baku dari pemasok ke pelanggan akhir. Aktivitas logistik juga mengelola aliran balik bahan baku dari pelanggan ke pemasok asal, baik mencakup pemrosesan ulang maupun pembuangan. Di sisi lain, peraturan perundangan tentang lingkungan menuntut perusahaan untuk bertanggung

TOP