×
Friday, 09 December 2022 / Published in Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendorong digitalisasi layanan di sektor transportasi laut. Menurutnya, digitalisasi akan memacu produktivitas dan mempercepat pelayanan sehingga diharapkan akan memberikan kemudahan berinvestasi bagi para pelaku usaha.

“Saya minta seluruh jajaran Ditjen Perhubungan Laut secara konsisten melakukan digitalisasi. Lakukan dengan serius dan dengan hati, agar apa yang kita lakukan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Budi dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (7/12/2022). 

Budi menjelaskan, proses layanan digitalisasi seperti penyeragaman tarif, standar penumpang, kegiatan  bongkar muat, dan lain sebagainya harus konsisten dilakukan. Dengan begitu penyelenggaraan program tol laut dapat semakin optimal. 

“Saya berharap kita memiliki dashboard sehingga dapat terpantau dimana kapal perintis berada, berapa jumlah penumpang, berapa lama bongkar muat dan waktu sandar di pelabuhan, apa yang menjadi catatan dari Nakhoda, agar kita juga bisa memberikan catatan untuk melakukan perbaikan dengan cepat,” jelas Budi. 

Sumber dan berita selengkapnya:
https://m.republika.co.id/amp/rmj5rz349

Salam,
Divisi Informasi

Friday, 09 December 2022 / Published in Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Layanan transportasi dan logistik berbasis aplikasi online disebut memiliki ketahanan di tengah krisis akibat pandemi Covid-19 dan pelemahan ekonomi. Gojek menjadi platform aplikasi multiguna atau superapp yang paling banyak digunakan.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Institute for Development of Economics and Finance (Indef) pada Agustus-September 2022, tingkat penggunaan layanan transportasi dan logistik online meningkat sejalan dengan pulihnya pandemi dan mobilitas masyarakat.

Aplikasi seperti Gojek, Grab, hingga ShopeeXpress banyak digunakan oleh konsumen masyarakat dan pedagang yang berjualan secara online. 

Indef menemukan bahwa superapp yang paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk transportasi dan logistik yakni Gojek. Aplikasi yang dikembangkan oleh PT Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) itu disebut menjadi brand dengan tingkat kepuasan konsumen tertinggi.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://m.bisnis.com/amp/read/20221208/98/1606203/gojek-pimpin-pasar-transportasi-dan-logistik-online

Salam,
Divisi Informasi

Friday, 09 December 2022 / Published in Berita

KONTAN.CO.ID – Pertambahan jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi ikut meningkatkan kebutuhan energi. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik, kebutuhan energi Indonesia pada 2050 diproyeksikan mencapai 2,9 miliar barrel oil equivalent (BOE).

Sementara itu menurut data Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), konsumsi energi Indonesia mencapai 909,24 juta BOE pada 2021.Energi dan bahan bakar selalu menjadi kebutuhan vital dalam kehidupan masyarakat. Karena itu diperlukan kelancaran dan efisiensi distribusi untuk menjaga ketersediaan energi yang dibutuhkan masyarakat, termasuk dan terutama distribusi melalui moda transportasi laut untuk negara kepulauan seperti Indonesia.

Di Indonesia, PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) telah berpengalaman selama 30 tahun di bisnis pengangkutan LNG (gas alam cair) dan distribusi energi lainnya. Perjalanan HITS sebagai perusahaan transportasi laut dan distribusi energi dimulai pada tahun 1986. Pada 24 November 1997, HITS resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebagai perusahaan pelayaran pertama di Indonesia yang berstatus perusahaan terbuka.

HITS mengukuhkan arah baru kebijakan usahanya pada tahun 2019, yakni sebagai perusahaan distribusi energi. Kemudian pada tanggal 8 September 2021, salah satu anak usaha HITS, PT GTS Internasional Tbk melakukan penawaran saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sahamnya tercatat di BEI dengan kode GTSI. Langkah strategis HITS dalam memperkuat daya saingnya tak berhenti sampai di situ.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://amp.kontan.co.id/news/kontribusi-penting-humpuss-maritim-bagi-industri-kemaritiman-indonesia

Salam,
Divisi Informasi

Friday, 09 December 2022 / Published in Berita

PALANGKA RAYA, borneodaily.co.id —  Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov. Kalteng) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Prov. Kalteng melakukan penjajakan awal terkait kerja sama dengan PT Perikanan Indonesia (Perindo). Kerja sama ini dilakukan oleh Pemprov. Kalteng dalam rangka mengembangkan potensi kelautan dan perikanan di Kalteng.

Kepala Dislutkan Prov. Kalteng Darliansjah saat melakukan penjajakan awal kerja sama pengembangan potensi kelautan dan perikanan Kalteng bersama Direktur Operasional PT Perindo Fajar Widi mengatakan sesuai arahan dan petunjuk dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, maka perlu adanya sinergisitas antara Pemprov. Kalteng dengan pemangku kepentingan dan stakeholder salah satunya dengan PT Perindo.

Menurutnya, pengembangan potensi perikanan ini perlu ditingkatkan dengan mengoptimalkan pelabuhan perikanan di Kalteng.

“Kalteng ini memiliki dua pelabuhan perikanan yaitu Pelabuhan Perikanan Kumai yang berada di Kabupaten Kotawaringin Barat dan Pelabuhan Perikanan Kuala Pembuang di Kabupaten Seruyan dengan potensi besar,” ungkap Darliansjah melalui virtual, Selasa (6/12/2022).

Darliansjah menambahkan, bahwa Pelabuhan Perikanan Kumai memiliki pabrik es dengan kapasitas 2,5 ton dan cold storage dengan ruang penyimpanan mampu menampung sampai dengan tujuh ton. Sedangkan di Pelabuhan Perikanan Kuala Pembuang memiliki pabrik es berkapasitas 900 ton. Selain mengoptimalkan pelabuhan perikanan, pada kegiatan hari ini juga dibahas mengenai program Shrimp Estate yang dilaksanakan di Kabupaten Sukamara. Pada lahan seluas 40,17 hektar berupa tambak udang vaname.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://www.borneodaily.co.id/kembangkan-potensi-kelautan-dan-perikanan-pemprov-kalteng-jajaki-kerja-sama-dengan-pt-perindo/

Salam,
Divisi Informasi

Friday, 09 December 2022 / Published in Berita

JAKARTA – Pemerintah serius mencapai target net zero emissions (NZE) atau nol emisi pada 2060. Hal ini juga didukung oleh PT Pertamina (Persero).

Pertamina dinilai menjadi garda terdepan upaya dekarbonisasi yang terlihat dari berbagai peran aktif BUMN tersebut dalam mitigasi karbon, guna mencapai target nol emisi pada 2060.

Pertamina dinilai mendukung dekarbonisasi melalui berbagai langkah strategis. Termasuk melalui percepatan transisi energi, keterlibatan dalam pengembangan kawasan industri hijau, dan juga partisipasi aktif dalam Business 20 (B20), yang merupakan bagian dari G20 di Bali beberapa waktu lalu.

“Pertamina sangat komit dengan Peta Jalan (Road Map) NZE yang telah diluncurkan. Semua itu bukti mereka sebagai garda terdepan,” kata Koordinator Indonesia Energy Watch (IEW) M Adnan Rarasina seperti dilansir Antara, Jakarta, Kamis (9/12/2022).

Sumber dan berita selengkapnya:
https://www.okezone.com/tren/amp/2022/12/08/620/2723105/transisi-energi-hingga-kawasan-industri-hijau-demi-capai-target-nol-emisi

Salam,
Divisi Informasi

Friday, 09 December 2022 / Published in Berita

JAKARTA, kabarbisnis.com: Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) meminta tidak ada pembatasan angkutan barang saat libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). Pasalnya, mobilitas masyarakat saat libur akhir tahun tidak akan setinggi libur Lebaran.

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI, Djoko Setijowarno, menilai, mobilitas masyarakat saat libur akhir tahun cenderung untuk tujuan berwisata ketimbang mudik ke kampung halaman. Untuk itu, pergerakan kendaraan penumpang juga diperkirakan tidak akan terlalu tinggi sehingga angkutan barang dinilai tak perlu dibatasi.

Di sisi lain, Djoko juga menilai pemerintah seharusnya lebih dini mengumumkan apabila adanya pembatasan angkutan barang saat Nataru.

“Ini waktunya mepet, kalau sebulan sebelumnya mungkin bisa membantu [perusahaan truk untuk siap-siap]. Akan tetapi, dikhawatirkan kalau dibatasi itu buat yang angkutan ekspor, karena sudah terjadwal,” kata Djoko seperti dikutip, Rabu (7/12/2022).

Jika pembatasan tetap diberlakukan, maka Djoko menyarankan agar nantinya rekayasa lalu lintas yang diterapkan adalah contraflow, bukan one way. Menurutnya, dengan diberlakukannya sistem contraflow, maka angkutan barang atau penumpang tetap bisa bergerak.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://www.kabarbisnis.com/read/28116654/tak-sepadat-lebaran-mti-minta-tak-ada-pembatasan-angkutan-barang-saat-nataru

Salam,
Divisi Informasi

Friday, 09 December 2022 / Published in Berita

JAKARTA – PT Nusantara Regas (NR) sebagai anak usaha Subholding Gas Pertamina dan PT Pelindo Energi Logistik (PEL) menandatangani Memorandum Of Understanding (MOU) kerjasama Pengembangan Bisnis Land Bases LNG Supply Point di Wilayah Tanjung Priok dan kawasan lainnya. Kerjasama ini mencakup pengembangan bisnis distribusi LNG untuk kebutuhan industri/retail dan pelayaran, dengan Land Based Supply Point di Kawasan Tanjung Priok.

Harry Budi Sidharta, Direktur Utama Nusantara Regas, menyatakan bahwa kebutuhan untuk penyediaan LNG bagi Industri akan semakin berkembang sampai 1 MMBTUD pada tahap awal. Hal tersebut juga sejalan dengan regulasi yang berlaku mengenai pembatasan emisi gas buang kapal dan dibukanya kawasan industri di Pulau Jawa, sehingga penyediaan terminal Regasifikasi dan LNG Filling Station akan menjadi hal yang sangat penting.

“Saat ini, permintaan untuk bahan bakar kapal laut sampai dengan 6000 M3 per minggu setara dengan 1 kargo per tahun. Permintaan akan terus meningkat dengan makin banyaknya kapal laut berbahan bakar LNG ke yang sandar ke Tanjung Priok. Sebagai gambaran sampai dengan saat ini, NR telah menjalankan usaha penyediaan gas hasil regasifikasi sampai dengan 240 MMBTUD dan akan meningkat sampai dengan 295 BBTUD,” jelas Harry, Kamis (8/12).

Harry menjelaskan bahwa mulai masuknya kapal-kapal berbahan bakar LNG ke terminal Tanjung Priok dan terminal lainnya, akan membuka ruang pengembangan bagi perusahaan dalam bisnis penyediaan bahan bakar bunker kapal.

Dia menuturkan tantangan dan upaya penyediaan LNG untuk kebutuhan di daerah Jawa Bagian Barat di masa depan sangat menarik. Mengingat kebutuhan yang cukup yang terus menerus meningkat. Keadaan ini menjadi tantangan bagi perusahaan untuk menangkap peluang usaha yang ada.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://www.dunia-energi.com/nusantara-regas-dan-pelindo-energi-logistik-teken-mou-pemanfaatan-lng-untuk-industri-dan-pelayaran/

Salam,
Divisi Informasi

Friday, 09 December 2022 / Published in Berita

JAKARTA – Pengembangan Bandara Soekarno-Hatta sangat penting dan perlu dilakukan lebih masif guna menjaga dan meningkatkan daya saing bandara terbesar di Indonesia ini di tingkat global. Hal ini mengemuka di dalam Talkshow Polemik MNC Trijaya “Urgensi Pengembangan Bandara Soekarno-Hatta” pada Rabu, 7 Desember 2022, yang menghadirkan sejumlah narasumber yaitu Pengamat Penerbangan Alvin Lie, Pengamat Penerbangan Arista Indonesia Aviation Center Arista Atmadjati, Sekjen Asperindo Trian Yuserna Udaryanta dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

Seperti diketahui, Bandara Soekarno-Hatta saat ini diperkuat tiga terminal penumpang (Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3) dengan total kapasitas sekitar 43 juta penumpang/tahun, dan terminal kargo berkapasitas 600.000 ton/tahun. Pengamat penerbangan Alvin Lie mengungkapkan pengelolaan Bandara Soekarno-Hatta saat ini sudah berjalan dengan sangat baik.

“Bandara Soekarno-Hatta sudah terintegrasi dengan baik, dan sudah patut kita banggakan, kalau ada kurang itu pasti tapi saya melihat terus menerus dilakukan perbaikan,” ujarnya.

Namun demikian, pengembangan Bandara Soekarno-Hatta sangat urgen untuk dilakukan secara masif dan cepat untuk mengakomodir pertumbuhan penumpang ke depannya. PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta memproyeksikan pertumbuhan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta mencapai sekitar 80 juta penumpang pada 2030 dan terus tumbuh hingga pada 2035 mencapai 100 juta penumpang. Di dalam talkshow, Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengungkapkan, “Ada satu prognosa, pada 2030 penumpang Bandara Soekarno-Hatta bisa mendekati 80 juta penumpang, dan pada 2035 menembus 100 juta penumpang,” kata dia.

Muhammad Awaluddin menuturkan pertumbuhan penumpang dipicu juga pertumbuhan populasi traveller, dalam artian warga yang saat ini masih tergolong belia maka pada 10-20 tahun ke depan sudah memiliki keinginan untuk bepergian. Alvin Lie mengatakan jelas kapasitas saat ini sekitar 43 juta penumpang/tahun harus ditingkatkan.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://ekbis.sindonews.com/newsread/963461/34/tingkatkan-daya-saing-global-bandara-soetta-perlu-punya-kargo-khusus-e-commerce-1670472720

Salam,
Divisi Informasi

Thursday, 08 December 2022 / Published in Berita

Sampit (ANTARA) – Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Kalimantan Tengah tidak henti-hentinya meminta keseriusan pemerintah menertibkan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi karena hingga saat ini dinilai masih banyak belum tepat sasaran dan tidak sesuai peruntukannya. 

“Saat ini yang terjadi, yang menikmati BBM solar bersubsidi ini bukan yang seharusnya. Oleh sebab itulah kami berupaya agar di Kalteng atau bahkan di Kalimantan berlaku satu harga bagi BBM jenis solar. Tidak ada lagi yang subsidi sehingga semua akan lancar,” kata Dewan Pembina ALFI Kalteng Zulkifli Nasution di Sampit, Selasa. 

Harapan itu disampaikan Zulkifli saat Musyawarah Wilayah ke-1 Dewan Pengurus Wilayah ALFI Kalteng di Sampit. Acara ini juga dihadiri pejabat dari instansi terkait seperti kepolisian, KSOP Sampit, Kadin dan lainnya. 

Menurutnya, pengusaha angkutan barang, penumpang dan nelayan masih kesulitan mendapatkan solar bersubsidi. Kendaraan harus antre bahkan berhari-hari jika ingin mendapatkan solar bersubsidi di SPBU, padahal itu jelas tidak efektif karena waktu kerja menjadi terbuang dan berpotensi kehilangan pendapatan. 

Melihat kondisi itulah, banyak pengusaha angkutan yang akhirnya memilih menggunakan bahan bakar nonsubsidi jenis Dexlite. Konsekuensinya, biaya bertambah sehingga pendapatan berkurang, sementara untuk menaikkan tarif tinggi juga dirasa cukup berat dan dikhawatirkan dikeluhkan konsumen. 

Sumber dan berita selengkapnya:
https://kalteng.antaranews.com/amp/berita/609483/alfi-kalteng-minta-keseriusan-pemerintah-tertibkan-distribusi-bbm-subsidi

Salam,
Divisi Informasi

Thursday, 08 December 2022 / Published in Berita

Warta Ekonomi, Jakarta – Soal kebijakan zero Over Dimension and Over Loading (ODOL) yang rencananya akan diterapkan pada Januari 2023 mendatang, dianggap akan memberikan shock pada industri terkait, termasuk sektor logistik. Pasalnya, kebijakan tersebut dianggap terlalu mendadak.

“Tak ada transisinya. Ini memberatkan pelaku usaha. Harusnya bertahap agar pelaku usaha di industri logistik bisa lebih siap,” kata Izzuddin Al Farras Adha, peneliti Institute for Development of Economics and Finance, ketika ditanya saat diskusi virtual INDEF, Rabu (7/12/2022).

Menurutnya, kebijakan zero ODOL oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih menjadi PR pemerintah, apabila memang benar-benar akan diterapkan pada 1 Januari nanti.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengungkapkan hal serupa. Dia menyebut kebijakan zero ODOL memicu chaos di kalangan pengusaha.

“Sopir pasti ngamuk, pemilik barang pasti ngamuk, rakyatnya ngamuk karena harga barang jadi naik dan ketersediaannya kurang,” ujar Hariyadi, saat diskusi virtual INDEF pada Senin (5/12/2022).

Sumber dan berita selengkapnya:
https://wartaekonomi.co.id/amp/read464684/kebijakan-zero-odol-dinilai-terlalu-mendadak-picu-shock-di-kalangan-pelaku-industri-logistik

Salam,
Divisi Informasi

VIEW ALL
TOP
WhatsApp chat