Thursday, 06 August 2020 / Published in Berita

BANGKAPOS.COM – Bupati Bangka Barat, Markus berharap kehadiran pelabuhan barang di kawasan Tanjung Ular, Kecamatan Muntok, dapat mendongkrak perekonomian masyarakat setempat.

Hal ini disampaikannya saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah produksi dan pengolahan buah keranji di Kebun Galeri Paving Blok, Desa Air Putih, Kecamatan Muntok, Babar, Rabu (5/8).

“Kalau ada pelabuhan barang ini kita berharap ekonomi masyarakat sekitar dan khususnya Bangka Barat akan semakin meningkat. Selama saya memimpin Bangka Barat sebagai bupati definitif selama satu tahun lima bulan, banyak langkah-langkah yang sudah kami lakukan. Salah satunya fokus pada pembangunan pelabuhan ini,” ujar Markus.

Selain pelabuhan, keberadaan project ausmelt PT Timah, Tbk. juga diharapkan menjadi penopang perekonomian daerah. Termasuk, wacana pembangunan pabrik CPO yang nilai investasinya mencapai Rp 1 triliun.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://bangka.tribunnews.com/2020/08/05/pelabuhan-tanjung-ular-bisa-dongkrak-perekonomian-warga

Salam,
Divisi Informasi 

Thursday, 06 August 2020 / Published in Berita

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mempermudah pendataan ketentuan tata cara registrasi kepabeanan dalam hal manifes kedatangan dan keberangkatan sarana pengangkut.

Mulai akhir bulan depan, angkutan logistik wajib menghubungkan sistemnya dengan sistem Bea Cukai yakni national logistic ecosystem (NLE) dan menyediakan pelayanan pengiriman pesanan secara elektronik. Otoritas kepabeanan mengatur, mekanisme itu dilakukan paling lambat sembilan puluh hari sejak NLE diberlakukan.

Ketentuan tersebut sebagaimana dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 97/PMK.04/2020 tentang Perubahan Atas PMK Nomor 158/PMK.04/2017 tentang Tatalaksana Penyerahan Pemberitahuan Rencana Kedatangan Sarana Pengangkut, Manifes Kedatangan Sarana Pengangkut, dan Manifes Keberangkatan Sarana Pengangkut.

Beleid ini mulai berlaku 28 Agustus 2020. Tujuan Kemenkeu menerbitkan aturan ini untuk meningkatkan kinerja sistem logistik nasional, memperbaiki iklim investasi, dan meningkatkan daya saing perekonomian nasional.

Beberapa hal yang perlu diselaraskan perusahaan angkutan logistik dengan NLE adalah rencana kedatangan sarana pengangkut (RKSP) yang memuat daftar barang niaga yang diangkut (outward manifest) atau didatangkan (inward manifest) angkutan logistik melalui laut, udara, dan darat.

Bea Cukai mengatur kewajiban penyampaian pemberitahuan RKSP paling lambat 24 jam sebelum kedatangan sarana pengangkut. Bila tidak menyampaikan RKSP maka dikenakan sanksi sesuai dengan Undang-Undang (UU) Kepabeanan.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://nasional.kontan.co.id/news/bea-cukai-selaraskan-manifes-angkutan-logistik-via-national-logistic-ecosystem

Salam,
Divisi Informasi 

Thursday, 06 August 2020 / Published in Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Penurunan volume ekspor dan impor turut menjadi penyebab kontraksi kinerja sektor transportasi dan pergudangan dalam dalam perekonomian Indonesia triwulan II/2020 hingga 30,84 persen secara tahunan atau 29,22 persen secara kuartalan.

Chairman SCI Setijadi menjelaskan salah satu penyebab kontraksi sektor logistik adalah penurunan volume ekspor dan impor. Setijadi menjabarkan ekspor barang dan jasa terkontraksi 11,66 persen sedangkan impor terkontraksi sebesar 16,96 persen (y-o-y).

Meski demikian, lanjutnya, sektor ini tertolong oleh lapangan usaha pertanian yang masih tumbuh sebesar 16,24 persen (q-to-q) sedangkan hampir semua sektor lainnya terkontraksi. Dia mencontohkan sektor perdagangan yang terkontraksi sebesar 7,57 persen.

“Kontraksi ini disebabkan antara lain oleh penutupan gerai-gerai penjualan selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai wilayah. Kontraksi perdagangan juga dipengaruhi penurunan permintaan karena penurunan daya beli masyarakat yang berimbas pengurangan aktivitas produksi dan distribusi,” jelasnya, Rabu (5/8/2020).

Ke depannya, Setijadi berpendapat dengan mulai pulihnya perdagangan diharapkan dapat meningkatkan kembali sektor logistik dan perekonomian pada umumnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia triwulan II/2020 mengalami kontraksi sebesar 5,32 persen y-on-y atau 4,19 persen secara kuartalan (q-to-q). Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I/2020 terkontraksi 1,26 persen dibandingkan dengan Semester I/2019.

Berdasarkan analisis tersebut, SCI menyebutkan pada periode tersebut sektor logistik (lapangan usaha transportasi dan pergudangan) mengalami kontraksi tertinggi, yaitu sebesar 30,84 persen y-o-y atau 29,22 persen q-to-q.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://ekonomi.bisnis.com/read/20200806/98/1275618/menurunnya-ekspor-impor-ikut-pengaruhi-kinerja-sektor-transportasi-dan-pergudangan

Salam,
Divisi Informasi 

Thursday, 06 August 2020 / Published in Berita

Jakarta – Pemerintah telah menyiapkan 27 kawasan industri terpadu (KIT) baru. Hal itu tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita percaya setelah ini akan banyak investor asing yang melakukan relokasi investasinya ke Indonesia. Hal itu didukung dengan hasil survei American Chamber yang menyebut 70% perusahaan di China bakal memilih negara ASEAN jika harus melakukan relokasi.

“Ini satu hal yang sangat promising walaupun di satu sisi merupakan pekerjaan rumah bagi kita Indonesia sebab kita harus menyadari bahwa negara-negara lain yang ada di ASEAN juga pasti mempersiapkan diri, membuat diri mereka cantik agar mereka jadi pilihan bagi perusahaan yang pada waktunya memutuskan untuk keluar dari China,” ucapnya dalam webinar Peluang dan Tantangan Relokasi Investasi Ke Indonesia pada Saat COVID-19, Selasa (4/8/2020).

Sebagian dari 27 kawasan baru itu disebut sudah dalam tahap konstruksi. Kebanyakan lokasi dari kawasan industri baru itu ada di luar Jawa.

“Kita lihat bahwa dalam RPJMN 2020-2024 pemerintah sudah menyiapkan 27 kawasan industri baru. Sebagian dari 27 ini sudah dalam konstruksi dan kita bisa lihat dari 27 ini yang kita alokasikan di Jawa yaitu Brebes dan Madura, di Bangkalan. Yang lainnya memang kita alokasikan di luar Jawa,” kata Agus.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://finance.detik.com/industri/d-5120550/daftar-27-kawasan-industri-baru/2

Salam,
Divisi Informasi 

Wednesday, 05 August 2020 / Published in Berita

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau melakukan revisi terkait surat edaran yang mengatur penggunaan fasilitas jalan umum dan jembatan bagi kendaraan pengangkut peti kemas, alat berat, dan angkutan barang lainnya.

Dalam surat edaran tersebut ada beberapa pasal yang direvisi. Sehingga bisa memberikan ruang kepada seluruh pihak dalam pemanfaatan jalan umum dan jembatan.

Revisi dilakukan dengan melibatkan pengusaha yang bergerak dalam pengakutan peti kemas, alat berat dan angkutan barang. Dipimpin langsung oleh Bupati Berau, Muharram, rapat evaluasi digelar di kantor Bupati, Selasa (4/8/2020).

Dalam rapat tersebut, Bupati Muharram mengatakan, revisi yang dilakukan ini berdasarkan evaluasi di lapangan. Dimana ada beberapa persoalan yang terjadi dengan melibatkan para pengusaha dan pekerja di pelabuhan.

Beberapa pasal yang bakal akan direvisi seperti kendaraan pengakut barang dari peti kemas ke alamat pemilik barang wajib menggunakan kendaraan angkut yang terdaftar pada koperasi angkutan jalan Pelabuhan Berau.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://kaltim.tribunnews.com/2020/08/05/libatkan-pengusaha-angkutan-bupati-berau-revisi-surat-edaran-penggunaan-jalan-umum-dan-jembatan

Salam,
Divisi Informasi 

Wednesday, 05 August 2020 / Published in Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki menegaskan, pemulihan ekonomi nasional dimulai dari upaya pemulihan terhadap sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Menurutnya, perekonomian tidak mungkin bisa pulih jika UMKM tidak segera dipulihkan.

Hal itu karena, kata dia, sebanyak 99 persen pelaku usaha di Indonesia merupakan UMKM. Pemerintah pun terus berupaya memulihkan UMKM melalui berbagai program.

Teten juga mengajak semua pihak bekerja sama menjadikan UMKM sebagai tulang perekonomian nasional. “Pemerintah sudah siap dengan desain bagaimana menjadikan UMKM sebagai kekuatan ekonomi,” jelasnya dalam Webinar Galang UKM bertema Momentum UKM Indonesia: Bangkit Menuju Masa Keemasan yang diselenggarakan oleh Markplus Institute, Selasa (4/8).

Ia menekankan pentingnya memperkuat kapasitas UMKM dengan sejumlah program utama diantaranya pendekatan ke market, go digital, hingga memperluas akses pembiayaan. “Sebanyak 97 persen wilayah Indonesia bisa diakses internet dan logistik. Wilayah Indonesia sudah potensial untuk bisa masuk ke market digital,” kata dia.

Sejumlah program pun telah dikembangkan di antaranya memperkuat akses pasar UMKM dengan menjadikan Smesco Indonesia sebagai trading house, menyusun e-katalog untuk memudahkan buyer dalam dan luar negeri. Termasuk memperluas Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar sesuai kebutuhan pembiayaan UMKM.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://republika.co.id/berita/qekdez383/menkop-pemulihan-ekonomi-nasional-dimulai-dari-umkm

Salam,
Divisi Informasi 

Wednesday, 05 August 2020 / Published in Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengklaim upaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggenjot produktivitas, baik sebelum maupun saat pandemi Covid-19, berbuah manis. Edhy menyebut ekspor hasil perikanan di semester I 2020 mencapai 2,4 miliar dolar AS atau naik 6,9 persen dibanding periode serupa tahun lalu. Hal ini Edhy sampaikan saat webinar Standar Bahan Baku Unit Pengolahan Ikan di Jakarta, Selasa (4/8).

“Di semester I 2020 terjadi peningkatan nilai ekspor sebesar 6,9 persen dibanding semester serupa tahun lalu. Kita optimistis dan yakin di tengah pandemi ini ekspor produk perikanan akan terus meningkat,” ujar Edhy dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (4/8).

Edhy mengatakan total volume ekspor dalam kurun waktu enam bulan tersebut sebanyak 596 ribu ton, sedangkan periode serupa tahun lalu 528 ribu ton atau 2,25 miliar dolar AS. Edhy memerinci komoditas paling diminati meliputi udang, tuna-cakalang, cumi-sotong-gurita, rajungan-kepiting, dan rumput laut. Sedangkan pasar paling tinggi nilai penyerapan produk utama perikanan Indonesia adalah Amerika Serikat (AS), China, Jepang, Asia Tenggara, dan Uni Eropa.

Dengan naiknya nilai dan volume ekspor hasil perikanan di Semester I 2020, kata Edhy, neraca hasil perikanan mengalami surplus 2,2 miliar dolar AS atau naik 8,3 persen. Saat yang bersamaan, nilai impor justru turun 5,9 persen atau setara 0,2 miliar dolar AS. 

Edhy menjelaskan kunci sukses hasil perikanan diminati pasar dunia adalah mutunya yang terjaga sehingga produk yang dihasilkan memenuhi standar dan berdaya saing. Dia mendorong pelaku usaha perikanan Indonesia mengedepankan mutu produk yang dihasilkan.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://republika.co.id/berita/qej5s1370/edhy-ekspor-hasil-perikanan-naik-69-persen-saat-pandemi

Salam,
Divisi Informasi 

Wednesday, 05 August 2020 / Published in Berita

Bisnis.com, MAKASSAR – Maskapai Garuda Indonesia meningkatkan bisnis kargo melalui anak perusahaannya Garuda Cargo untuk mendukung distribusi komoditas ekspor di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Dirut PT Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengadakan audiensi dengan Gubernur Sulsel, H.M. Nurdin Abdullah, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel di Makassar, Selasa (4/8/2020) malam.

Menurut Irfan, pengiriman kargo dari Garuda Regional 5 dari Kalimantan hingga Papua didominasi oleh komoditas ikan laut.

Komoditas tersebut dikirim ke Singapura melalui Jakarta dengan pendapatan kargo sebesar US$891.644 pada Juli 2020.

Capaian itu mengalami peningkatan sebesar 9 persen dibandingkan bulan Juni 2020, hal ini menyusul membaiknya kondisi ekonomi yang didukung oleh penanganan wabah Covid-19 di sejumlah daerah di Indonesia.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://sulawesi.bisnis.com/read/20200805/540/1275139/garuda-indonesia-perbesar-bisnis-cargo-di-indonesia-timur

Salam,
Divisi Informasi 

Tuesday, 04 August 2020 / Published in Berita

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah mengembangkan sistem persinyalan untuk kereta api lintas Kertapati-Lampung dan Muara Enim-Lubuk Linggau. Pengembangan sistem ini dilakukan oleh Balai Teknik Perkeretaapian Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

“Balai Teknik Perkeretaapian tengah mengembangkan lintas Kertapati-Lampung dan Muara Enim-Lubuk Linggau, dengan meningkatkan persinyalan yang masih mekanik untuk ditingkatkan ke elektrik namun pengembangan ini masih tersendat di studi,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah I Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas II Sumbagsel Taufik Erfin, dalam keterangannya, Minggu (2/8/2020).

Menjawab tantangan tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III siap untuk bantu melakukan studi. Deputi EVP KAI Divre III Palembang M. Arifudin, menambahkan pada dasarnya memang PT KAI yang paling mengetahui kondisi perkembangan di lapangan seperti apa.

Taufik menambahkan, jika persinyalan rel ataupun perbaikan daerah yang rawan longsor di jalur Kertapati-Lubuk Lingau diatasi dengan serius, maka satu lintas antara Kertapati-Lubuk Linggau akan meningkatkan potensi alam di Sumsel.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://www.liputan6.com/bisnis/read/4320543/pemerintah-tingkatkan-sistem-persinyalan-kereta-barang-di-sumatera

Salam,
Divisi Informasi 

Tuesday, 04 August 2020 / Published in Berita

Bandar Lampung (Lampost.co)– Mantan General Manager IPC cabang Panjang yang kini menjabat Direktur Utama PT Pelabuhan Tanjung Priok, Drajat Sulistyo, menjelaskan pelabuhan internasional di Lampung akan segera menjadi hub regional Sumbagsel. Sebab, posisinya saat ini dinilai setingkat di atas provinsi lain.

“Lampung yang diidamkan menjadi hub regional bisa segera terwujud. Secara prinsip mendekati itu dan sedikit lagi bisa terwujud. Ditambah dengan segala potensinya, walaupun masih banyak yang belum tergali, membuat daerah ini one step a head dari provinsi lain,” kata Drajat kepada insan pers di New Town Cafe, Senin, 3 Agustus 2020.

Hal itu terlihat di masa pandemi saat ini dari jumlah ekspor yang tetap meningkat. Itu membuktikan Lampung lebih kuat dalam menghadapi kondisi sulit ini. Kendati demikian, dirinya berpesan kepada jajaran IPC Panjang dari sepeninggalannya dapat lebih fokus. Sebab, tantangan ke depan akan lebih hebat.

Dengan persaingan industri 4.0 memaksa seluruh sektor lebih adaptif, sehingga dituntut lebih kuat. Namun, menurutnya Pelabuhan Panjang bisa mengatasinya. Dengan kekompakkan seluruh pemangku kepentingan maritim akan membuat Lampung menjadi center of point bagian sumatera.

“Saya akui dari seluruh daerah yang pernah saya singgahi, Lampung paling luar biasa. Dengan saya menjabat Dirut PT PTP, saya akan mendukung pelabuhan cabang di beberapa provinsi. Untuk lebih membantu operasi pelabuhan termasuk Lampung agar lebih berkembang,” ujarnya.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://m.lampost.co/berita-pelindo-panjang-percepat-pengoneksian-tol-dan-pelabuhan.html

Salam,
Divisi Informasi 

VIEW ALL
TOP
WhatsApp chat