Friday, 05 June 2020 / Published in Berita

Ekonomi kembali berdenyut. Di sejumlah daerah, pasar tradisional sudah mulai buka sambil menerapkan protokol kesehatan, salah satunya social distancing demi menghindari Covid-19. Sentra-sentra ekonomi di Jakarta, seperti di Tanah Abang, pusat grosir, pusat perbelanjaan, beberapa mulai beroperasi terbatas. Sementra, mal sudah mulai bersiap untuk kembali beroperasi jika kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilonggarkan atau dicabut.

Ekonom yang juga Ketua Bidang Pengkajian dan Pengembangan Perbanas, Aviliani, mengatakan bahwa pemerintah harus benar-benar memperhatikan kesiapan pelaku usaha bila new normal atau normal baru diterapkan setelah 4 Juni 2020 karena akan menjadi pertimbangan bagi investor.

“New normal tujuannya bagus, tapi kesiapan setiap organisasi harus diperhatikan. Di sisi lain, investor juga akan melihat penerapan new normal berjalan baik atau tidak,” kata Aviliani ketika dihubungi wartawan.

Karenanya, Aviliani meminta agar pemerintah tegas pada pelaku usaha bila nanti melanggar atau tidak menerapkan protokol kesehatan. Law enforcement menjadi penting, pemerintah harus jalankan organisasi yang paling kecil, mulai dari RT/RW untuk mencegah penyebaran.

Saat ini, menurut Aviliani, penegakan hukum dalam penanganan Covid-19 relatif masih lemah karena sebagian masyarakat masih tidak peduli terhadap pandemi. Karena itu, agar tidak ada kasus baru yang bertambah, edukasi ke masyarakat juga harus terus dilakukan.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://www.wartaekonomi.co.id/read288567/new-normal-di-sektor-perdagangan-dan-bisnis-dorong-kepercayaan-investor

Salam,
Divisi Informasi 

Friday, 05 June 2020 / Published in Berita

JAKARTA, DDTCNews – Kantor Bea Cukai Makassar, Sulawesi Selatan membentuk tim export assistance untuk menggenjot ekspor berbagai komoditas dari Sulawesi Selatan dan kawasan lain di Indonesia timur.

Kepala Kantor Bea Cukai Makassar, Eva Arifah, mengatakan tim export assistance bertugas memberikan pemahaman dan asistensi bagi eksportir yang ingin memasarkan barangnya di luar negeri. Dia berharap kehadiran tim ini mampu meningkatkan ekspor yang kini sedang lesu akibat pandemi virus Corona, terutama di Makassar yang menjadi pintu gerbang kawasan timur Indonesia.

“Tim export assistance ini sebagai sarana untuk memberikan edukasi dan asistensi kepada masyarakat umum dan pelaku usaha terkait pelaksanaan ekspor,” katanya dalam keterangan tertulis, dikutip pada Kamis (4/6/2020).

Eva mengatakan Kantor Bea Cukai Makassar sedang berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat atau eksportir mengenai ketentuan kepabeanan dalam kegiatan ekspor. Misalnya, dalam sebuah acara asistensi, dia sempat menjelaskan mengenai konsolidasi ekspor.

Kepada para eksportir, Eva menjelaskan konsolidasi merupakan kegiatan mengumpulkan barang ekspor dalam dua atau lebih dokumen pemberitahuan ekspor barang (PEB) dengan menggunakan satu peti kemas. Ini dilakukan sebelum barang ekspor tersebut dimasukkan ke kawasan pabean untuk dimuat ke atas sarana pengangkut.

Agar semakin memudahkan eksportir, Eva menilai perlu ada badan usaha khusus yang melaksanakan konsolidasi di Pelabuhan atau yang biasa disebut konsolidator. “Kami berharap kedepannya Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar memiliki konsolidator sehingga dapat menampung dan memfasilitasi barang ekspor dengan volume kecil,” katanya.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://news.ddtc.co.id/genjot-ekspor-di-indonesia-timur-ini-langkah-kantor-bea-cukai-21324

Salam,
Divisi Informasi 

Friday, 05 June 2020 / Published in Berita

Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) optimistis ekspor berbagai komoditas sektor kelautan dan perikanan bakal bangkit kembali pada masa kenormalan baru yang ditandai dengan menggeliatnya kembali perekonomian nasional.

Direktur Jenderal Perikanan Budi daya KKP, Slamet Soebjakto, optimistis bahwa ekspor hasil produksi budi daya akan kembali bangkit memasuki era normal baru yang terindikasi dari tren permintaan pasar yang sudah mulai naik dan terbuka.

“Market (pasar) mulai ada titik terang mulai kebuka. Mudah-mudahan di era new normal ini sumbatan rantai pasok bisa lancar, dengan demikian proses produksi di hulu akan kembali bergeliat,” ucap Slamet dikutip dari Antara, Kamis, 4 Juni 2020.

Ia juga memastikan bahwa permintaan untuk pasar ekspor komoditas kelautan dan perikanan akan naik, bahkan bisa jadi akan lebih tinggi dibanding sebelumnya.

Hal tersebut, lanjutnya, karena pandemi covid-19 dinilai telah memberikan dampak negatif pada suplai pangan. Oleh karena itu saat mulai masuk normal baru, diprediksi ada efek kejut terhadap permintaan, khususnya untuk komoditas ekonomi tinggi seperti ikan kerapu.

“Era new normal saya prediksi akan memberikan daya ungkit bagi permintaan ekspor. Tentu saat ini konsumen global sangat membutuhkan pangan termasuk ikan setelah sebelumnya suplai terganggu akibat penerapan lockdown di berbagai negara,” katanya.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/lKYx5PQk-kkp-optimistis-ekspor-perikanan-bangkit-saat-kenormalan-baru

Salam,
Divisi Informasi 

Friday, 05 June 2020 / Published in Berita

Bisnis.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura Logistik, salah satu anak perusahaan PT Angkasa Pura I (Persero), meluncurkan layanan air freight pada Kamis 4 Juni 2020 sebagai upaya untuk memperkuat bisnis perusahaan dan konektivitas logistik di Indonesia.

Pada layanan air freight ini, Angkasa Pura Logistik bekerja sama dengan Pelita Air Service sebagai mitra penyedia penyewaan pesawat freighter.

Seremoni peluncuran layanan ini dilakukan secara virtual di dua tempat yaitu di Kantor Pusat PT Angkasa Pura I (Persero) di Kemayoran Jakarta dan di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.

Peluncuran dilakukan oleh Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dan Direktur Utama PT Angkasa Pura Logistik Danny P. Thaharsyah yang ditandai dengan prosesi pelepasan pesawat kargo (freighter) yang akan lepas landas dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menuju Bandara Juanda Surabaya. Peluncuran ini juga dihadiri oleh Plt. Direktur Utama Pelita Air Service Muhammad Priadi.

“Di tengah pandemi Covid-19 ini, operasional sarana transportasi umum yang mengangkut penumpang, termasuk sarana transportasi udara, cukup dibatasi untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, melalui anak perusahaannya, Angkasa Pura I berupaya mendorong kinerja bisnis kargo yang pada masa pandemi ini penurunannya tidak terlalu dalam seperti trafik penumpang. Hal ini juga merupakan komitmen perusahaan untuk berkontribusi terhadap perwujudan penguatan konektivitas logistik di Indonesia,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

Selain itu, dalam jangka panjang, mengutip data Mondor Intelligence Reports 2019, bisnis air freight di Indonesia diproyeksikan mencapai peningkatan sebesar 110% sejak 2018-2024 dari US$9,21 miliar menjadi US$19,3 miliar dengan total volume pasar air freight diprediksi untuk terus bertumbuh sebesar 26% hingga 2023 dan pengiriman rute domestik mencapai 52% dari total pasar air freight.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://ekonomi.bisnis.com/read/20200604/98/1248677/kembangkan-bisnis-dan-konektivitas-logistik-angkasa-pura-logistik-luncurkan-layanan-air-freight

Salam,
Divisi Informasi 

Thursday, 04 June 2020 / Published in Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Pengusaha pelayaran berharap transisi dari fase pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di beberapa daerah ke fase kenormalan baru (new normal) akan memberikan harapan pertumbuhan volume angkutan barang via laut.

Ketua DPP Indonesia National Shipowners Association (INSA), Carmelita Hartoto, menuturkan bagi operator sektor transportasi laut, kenormalan baru tidak akan memberikan banyak pengaruh.

“Baik pra PSBB, masa PSBB, maupun pasca PSBB, logistik transportasi laut tetap berjalan mendistribusikan logistik keseluruh Nusantara. Perbedaannya mungkin akan sedikit lebih sibuk karena kemungkinan pertumbuhan muatan,” paparnya, Rabu (3/6/2020).

Dengan demikian, pihaknya mengklaim sudah menyiapkan armada guna menghadapi pertumbuhan volume kargo angkutan laut. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) volume angkutan kargo laut pada kuartal I/2020 meningkat 3,23 persen dibandingkan dengan pada 2019, tetapi secara bulan ke bulan pada April terjadi penurunan volume 2,31 persen, dari 25,49 juta ton pada Maret 2020 menjadi 24,91 juta ton.

Ke depan, jelasnya, kebutuhan sandang pangan akan mulai berjalan kembali. Dia memprediksi pada kuartal II/2020 mungkin akan lebih baik dari kuartal I/2020 ini.

Pasalnya, ekonomi dipercaya akan lebih baik dan masyarakat sudah tidak sabar akan berkarya lagi. Namun, yang menjadi perhatian kami adalah komitmen untuk menjalankan proses pendistribusian barang melalui transportasi laut dengan menjalankan protokol-protokol kenormalan baru.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://ekonomi.bisnis.com/read/20200603/98/1248048/transisi-new-normal-insa-prediksi-kenaikan-volume-kargo

Salam,
Divisi Informasi 

Thursday, 04 June 2020 / Published in Berita

Asosiasi e-commerce Indonesia (idEA) menyambut baik adanya pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10% pada perdagangan elektronik yang akan berlaku 1 Juli 2020. Google Indonesia pun mengaku akan patuh pada aturan itu dan akan menagih pajak layanan pada kliennya. 
Ketua Bidang Ekonomi Digital idEA, Bima Laga mengatakan, terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.48 Tahun 2020 yang mengatur tentang PPN barang digital diharap bisa membawa kesetaraan antara pelaku usaha digital lokal dan luar negeri.

“PMK ini bisa mewujudkan kesetaraan perlakuan atau level-playing field antara pelaku usaha luar negeri dengan kami,” kata Bima kepada Katadata.co.id, Rabu (3/6). 
Dalam peraturan tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu) diberi kewenangan menunjuk penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik (PPMSE) untuk memungut pajak. Ia berharap, aturan itu diperjelas lagi terkait kriteria PPMSE seperti apa yang ditunjuk, agar tidak membebani pelaku usaha lokal. 
Khusus untuk pajak platform e-commerce, ia mengaku masih menunggu kejelasan pemerintah mengenai formulasi kebijakan yang lebih spesifik. Pasalnya, selama ini belum ada pembahasan yang terbaru. Namun, ia menyatakan idEA siap berdiskusi dengan pemerintah terkait formulasi teknis ini.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://katadata.co.id/berita/2020/06/03/asosiasi-e-commerce-mendukung-kebijakan-ppn-10-pada-transaksi-digital

Salam,
Divisi Informasi 

Thursday, 04 June 2020 / Published in Berita

Medan, 3 Juni 2020. PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 menyiapkan skenario the new normal sesuai dengan surat edaran Menteri BUMN Nomor S-336/MBU/05/2020 tentang Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara.

Selama pandemi Covid-19, Pelindo 1 terus melakukan layanan operasional logistik 24 jam dalam 7 hari (24/7) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sejak kapal akan bersandar di pelabuhan. Pelindo 1 bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) melakukan pemeriksaan kesehatan ke seluruh awak kapal dan kapal dapat dilayani jika telah berstatus bebas karantina.

Pelindo 1 telah menerapkan digitalisasi dalam sistem pelayanan jasa kepelabuhanan yang memudahkan para pengguna jasa untuk menggunakannya. Pengajuan pelayanan di lingkungan Pelindo 1 bisa menggunakan Indonesia Gateway Master Terminal (IGMT) yang dapat diakses melalui web portal https://igateway.pelindo1.co.id yang bisa digunakan untuk di setiap cabang pelabuhannya dan Container Terminal Operating System (CTOS) yang digunakan di Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan baik untuk layanan domestik maupun internasional. Selain itu, Pelindo 1 juga telah menerapkan sistem e-berthing di Pelabuhan Tanjungpinang yang digunakan untuk permintaan pelayanan tambatan kapal secara online yang diajukan oleh perusahaan pelayaran.

“Layanan digital ini sudah kita terapkan di seluruh lingkungan Pelindo 1 yang didesain khusus bagi para pengguna jasa yang dapat diakses secara mudah, aman, dan di mana saja. Sehingga kami akan mengoptimalkan layanan tersebut saat penerapan skenario the new normal agar layanan kepelabuhanan tetap berjalan dengan lancar,” terang Direktur SDM Pelindo 1, M. Hamied Wijaya.

Sementara itu, bagi para pengguna jasa yang ingin melakukan interaksi seperti penyampaian keluhan, klaim, dan informasi seputar Pelindo 1 dengan mengoptimalkan penggunaan aplikasi digital seperti: aplikasi Customer Relationship Management (CRM) Pelindo 1 yang dapat diakses melalui web portal customer https://portals.pelindo1.co.id, layanan call center dengan dapat menghubungi 1500778, email masing-masing cabang pelabuhan, dan komunikasi melalui Whatsapp Group. Apabila diperlukan kebutuhan pertemuan bertatap muka diprioritaskan melalui online meeting.

Dalam penerapan the new normal ini, Pelindo 1 dalam melakukan interaksi kepada para penyedia barang dan jasa juga lebih banyak memanfaatkan teknologi dengan penggunaan media web portal iProcura Pelindo 1 https://eproc.pelindo1.co.id.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://pressrelease.kontan.co.id/release/siapkan-skenario-new-normal-pelindo-1-optimalkan-layanan-online

Salam,
Divisi Informasi 

Thursday, 04 June 2020 / Published in Berita

TEMPO.CO, Jakarta – PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) menggeber persiapan Kawasan Industri di Brebes, Jawa Tengah untuk menyambut investor asing. Perusahaan menargetkan pembangunan tahap awal dapat dimulai tahun depan.

Direktur Operasional PT KIW, Ahmad Fauzie Nur, menyatakan perusahaan tengah menyusun rencana induk pembangunan kawasan sekaligus mengkaji kelayakan proyek. Zona industri ini akan dibangun dengan konsep ramah lingkungan serta terintegrasi dengan pemukiman dan area komersil. Perusahaan menggandeng pemenang sayembara desain ibu kota baru, Urban+, untuk merancangnya. “Paling lambat Juli sudah selesai,” kata dia kepada Tempo, Rabu 3 Juni 2020.

Kawasan Industri Brebes akan dibangun di atas lahan seluas 3.976 hektar yang melintasi Kecamatan Tanjung, Kecamatan Losari, dan Kecamatan Bulakamba. Pembangunan dilakukan bertahap. Pada tahap awal, PT KIW berfokus pada 600 hingga 1.000 hektare saja.

Fauzie menuturkan perusahaan menunggu suntikan dana dari pemerintah melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk mulai mengakuisisi lahan. Perusahaan juga telah mengalokasikan seluruh modal tahun ini untuk proyek tersebut. Namun dia masih enggan menyebutkan kebutuhan anggaran untuk membangun kawasan industri itu.

Project Manager Kawasan Industri Brebes Abdul Muis menyatakan bantuan pendanaan dari pemerintah dapat menekan harga lahan. “Ini akan semakin membuat Kawasan Industri Brebes ramah investasi,” katanya. Selain harga tanah murah, kawasan tersebut menawarkan upah tenaga kerja yang kompetitif. Penobatan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Tengah sebagai yang terbaik se-Indonesia pada 2018 juga dinilai akan menjadi daya tarik tambahan.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://bisnis.tempo.co/read/1349468/pengembang-kawasan-industri-brebes-targetkan-pembangunan-di-2021/full&view=ok

Salam,
Divisi Informasi 

Wednesday, 03 June 2020 / Published in Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, menyampaikan komitmen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam pengembangan usaha di sektor kelautan dan perikanan. Kata Edhy, pada 2020, Pemerintah mengeluarkan kebijakan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha produksi minimal 60 persen.

Ia memerinci total plafon KUR yang disiapkan sebesar Rp 190 triliun dan akan ditingkatkan bertahap hingga mencapai Rp 325 triliun pada 2024. Sementara suku bunga KUR ditetapkan sebesar 6 persen yang berlaku efektif per tahun. Hal ini disampaikan Edhy saat membuka webinar Agromaritim Academy bertajuk “Strategi Sektor Kelautan dan Perikanan Menjadi Motor Perekonomian Nasional di tengah Pandemi Covid-19” pada Selasa (2/6).

“Peningkatan plafon KUR Mikro dari Rp 25 juta menjadi Rp 50 juta per debitur. Skema KUR Khusus maksimal plafon sampai dengan Rp 500 juta,” ujar Edhy dalam siaran pers yang diterima Republika di Jakarta, Selasa (2/6).

Edhy memaparkan pandemi Covid-19 mengakibatkan perubahan pola belanja masyarakat secara luas. Saat ini, penggunaan aplikasi belanja berbasis internet serta jasa pengiriman barang semakin populer di masyarakat. Tak hanya itu, pandemi juga menyebabkan perubahan pola konsumsi masyarakat, termasuk juga pola konsumsi ikan.

Oleh karena itu, Edhy melihat adanya peluang ekonomi bagi UMKM perikanan di tengah pandemi. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat dalam mengkonsumsi ikan bisa dioptimalkan UMKM perikanan untuk semakin memperluas usahanya. Terlebih permintaan ikan tetap tinggi karena orang membutuhkan makan serta meningkatkan sistem imun. Selain itu merujuk pada nilai ekspor pada triwulan pertama 2020 juga menunjukkan kinerja yang masih baik.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://republika.co.id/berita/qbbqcq423/peluang-bagi-umkm-perikanan-di-tengah-pandemi-corona

Salam,
Divisi Informasi 

Wednesday, 03 June 2020 / Published in Berita

JAKARTA – Para pengusaha meminta kepada pemerintah untuk memastikan kelancaran pengiriman logistik. Langkah ini dalam rangka untuk mendukung penerapan new normal.

Wakil Komite Tetap Industri Hulu dan Petrokimia Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Achmad Widjaja, mengatakan pemerintah perlu mempermudah industri untuk mendapatkan bahan baku. Apalagi, saat ini masih ada beberapa negara yang masih melakukan lockdown.

“Nomor 1 yang disebut importasi bahan baku harus ada stimulus khusus, sebab di beberapa negara yang awalnya beli bahan baku ini kan terganggu,” ujarnya dalam acara live IDX Channel di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Salah satu contohnya adalah bahan baku yang berasal dari China. Memang saat ini angka penyebaran virus corona di China sudah menurun dan bahkan sudah tidak lagi lockdown.

Namun, industri masih kesulitan mendapatkan bahan baku. Sebab, butuh waktu bagi industri China untuk kembali kepada kapasitas produksi maksimalnya.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://economy.okezone.com/read/2020/06/02/320/2223378/new-normal-pelaku-usaha-minta-jangan-dipersulit-impor-bahan-baku

Salam,
Divisi Informasi 

VIEW ALL
TOP
WhatsApp chat