Friday, 24 September 2021 / Published in Berita

Liputan6.com, Garut – Eksportir kopi asal Garut, Jawa Barat menjerit akibat tingginya biaya logistik pengapalan di pelabuhan, untuk membawa barang mereka ke negara tujuan pengirimandi luar negeri.

“Sebetulnya ini masalah buat negara dan juga negara-negara lain yang akan mengirimkan barang ke kita juga (impor),” ujar Eksportir Kopi Garut Hamzah Fauzi Nur Amin, Rabu (22/9/2021).

Sekretaris Koperasi Classic Beans itu mengatakan, program percepatan pemulihan ekonomi yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama pandemi Covid-19, tidak dibarengi kemudahan akses transportasi laut bagi eksportir.

“Ekspor komoditi kopi mulai berjalan, begitu juga komoditi yang lain misal pisang dari Lampung, teman furniture dari Solo dan lainnya, semuanya mulai jalan, cuma memang regulasi mengenai pengapalan yang menjadi masalah,” kata dia.

Saat ini, dampak pandemi Covid-19 menyebabkan biaya logistik transportasi laut naik drastis. Berkurangnya kapal pengangkut peti kemas dan kargo di pelabuhan menjadi penyebabnya.

Sumber dan berita selengkapnya:

Salam,
Divisi Informasi 

Friday, 24 September 2021 / Published in Berita

PANGKALPINANG, iNews.id – Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu di Kabupaten Bangka akan dijadikan pelabuhan ekspor untuk mengirim logistik ke negara lain. Pengembangan kawasan itu akan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui PT Pelindo II. 

Gubernur Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman telah berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara virtual pada Kamis (23/9/2021).

“Pengembangan Pelabuhan Belinyu ini diharapkan dapat menjadi simpul bagi sentra produksi dan industri, transportasi dan logistik di kawasan Babel dan mampu menekan biaya logistik bagi para pengguna jasa,” ujar Erzaldi.

Menurut Erzaldi, konsep pembangunan Pelabuhan Tanjung Gudang mengusung konsep pelabuhan yang terintegrasi, dengan memiliki terminal peti kemas internasional dan domestik, terminal roro dan pelabuhan perikanan.

“Pertemuan ini guna menindaklanjuti pertemuan sebelumnya terkait revisi pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam, yang akan dialihkan ke Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu sebagai pelabuhan ekspor,” kata Erzaldi.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://babel.inews.id/berita/bukan-pangkalbalam-tanjung-gudang-akan-dikembangkan-jadi-pelabuhan-ekspor

Salam,
Divisi Informasi 

Friday, 24 September 2021 / Published in Berita

JAKARTA – Industri penyebrangan ikut terdampak pandemi Covid-19 berkepanjangan. Meski demikian, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) optimistis tetap bertahan di tengah pandemi dengan terus menghadirkan layanan prima utamanya terhadap sektor logistik yang menjadi penopang kinerja perusahaan.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan, sejak 2020, tren penumpang maupun kendaraan penumpang yang menggunakan kapal ferry mengalami penurunan cukup drastis dibandingkan 2019 sebelum kasus Covid-19 melanda Indonesia.

Pemicunya, pemerintah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bahkan sempat menutup layanan untuk penumpang secara total pada masa pandemi Covid-19 pada awal 2020 yang berdampak pada berkurangnya mobilitas masyarakat.

“Namun, untuk layanan sektor logistik masih beroperasi normal, sehingga ASDP tetap melayani secara penuh truk logistik yang membawa barang kebutuhan untuk tetap menjaga pasokan di daerah tetap stabil. Layanan sektor logistik inilah yang masih menopang produksi penyeberangan ASDP selama pandemi Covid-19,” kata Ira dalam siaran persnya, Kamis (23/9).

Data mencatat, jelasnya, ASDP melayani 3,23 juta kendaraan logistik pada periode Januari – Juli 2021, atau naik sekitar 13,3 persen bila dibandingkan periode sama 2020 sebanyak 2,80 juta kendaraan logistik, yang terdiri dari kendaraan golongan IVB,VB, VIB, VII dan VIII.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://koran-jakarta.com/kinerja-asdp-tertolong-dari-sektor-logistik

Salam,
Divisi Informasi

Friday, 24 September 2021 / Published in Berita

Kuningan – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) menggelar Pelatihan Vocational Ekspor Impor Produk usaha kecil menegah (UKM) bagi para pelaku koperasi dan usaha mikro kecil dan menegah (UMKM) khususnya usaha mikro di sektor perikanan/peternakan secara hybrid di Kuningan, Jawa Barat (Jabar). 

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim menyambut baik kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kuningan karena sudah memberikan perhatian yang sangat besar pada pelaku usaha mikro dan kecil. 

“Di tengah pandemi ekonomi, dari 27 kabupaten di Jabar, Kuningan adalah salah satu yang PDB-nya tumbuh positif. Ini tentu berkat kontribusi dari pelaku usaha mikro dan kecil. Jadi bapak ibu semua sudah sangat luar biasa di tengah pandemi selalu berupaya melakukan inovasi-inovasi sehingga bisa menyesuaikan dan beradaptasi dalam situasi yang tidak mudah sekarang ini,” kata Arif. 

Lebih lanjut, Arif menekankan agar potensi UMKM di Kuningan harus disusun dan direncanakan agar tumbuh. Sementara terkait infrastruktur, ada kebijakan dari pemerintah untuk infrastruktur publik mencakup jalan tol, stasiun, bandara, sebanyak 30 persen di antaranya dialokasikan untuk pelaku usaha mikro dan kecil dengan biaya sewa yang rendah. Ini adalah peluang yang perlu dimanfaatkan. 

Didalam PP 7/2021 juga telah diamanatkan untuk kegiatan pendampingan dan pembinaan usaha mikro untuk perizinan berusaha dan bantuan hukum. Pemerintah menyediakan anggaran yang besar untuk meningkatkan kapasitas SDM, salah satunya melalui kebijakan kartu pra kerja. 

Sumber dan berita selengkapnya:
https://www.neraca.co.id/article/152314/pelaku-umkm-dilatih-ekspor-impor

Salam,
Divisi Informasi

Friday, 24 September 2021 / Published in Berita

JAKARTA, iNews.id – FedEx Express, meluncurkan program baru untuk menggandeng platform e-Commerce terkemuka di kawasan Asia-Pasifik untuk menggarap pasar logistik.  

Presiden Wilayah Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika (AMEA) FedEx Express, Kawal Preet, mengatakan langkah integrasi yang ditawarkan perseroan sejalan dengan pasar logistik Asia-Pasifik yang tumbuh signifikan. 

“Menurut riset McKinsey, pasar logistik e-commerce Asia akan menyumbang 57 persen dari total pertumbuhan pasar logistik duni pada 2020 hingga 2025,” kata Kawal Preet, dalam rilis yang diterima MNC Portal Indonesia, Kamis (23/9/2021).  

Terkait dengan itu, FedEx Express, anak perusahaan FedEx Corp yang merupakan perusahaan transportasi ekspres terbesar di dunia, meluncurkan serangkaian integrasi baru bersama platform teknologi e-commerce terkemuka di kawasan Asia Pasifik yang secara substansial akan menguntungkan e- tailers atau penjual e-commerce. 

Dia menjelaskan, FedEx menanggapi peningkatan kebutuhan dari bisnis e-commerce melalui program Kompatibel dan Aliansi yang inovatif dari perusahaan.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://www.inews.id/finance/bisnis/garap-pasar-logistik-fedex-express-gandeng-platform-e-commerce-terkemuka-asia-pasifik

Salam,
Divisi Informasi 

Friday, 24 September 2021 / Published in Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Sebagai salah satu upaya memberantas peredaran truk Over Dimension Over Loading alias ODOL, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendorong perusahaan untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan (SMK) Perusahaan Angkutan Barang.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, langkah tersebut juga menjadi upaya menyelesaikan masalah aspek keselamatan dari angkutan barang kendaraan ODOL.

“Saat ini kami sedang mendorong penerapan SMK Perusahaan Angkutan Barang, di mana tiap perusahaan angkutan wajib membuat, melaksanakan, dan menyempurnakan sistem manajemen keselamatan,” ujar Budi dalam keterangan resminya, Kamis (23/9/2021).

Menurut Budi, angkutan barang dalam sistem logistik, hingga saat ini masih mendominasi jalur darat. Porsinya juga cukup besar dibanding total moda tranportasi lain, yakni mencapai 90 persen.

Lantaran hal itu, maka dibutuhkan kebijakan yang tepat untuk mewujudkan penyelenggaraan angkutan barang di jalan yang aman, selamat, lancar, juga tertib.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://otomotif.kompas.com/read/2021/09/24/074200115/berantas-odol-menhub-minta-perusahaan-logistik-terapkan-smk.

Salam,
Divisi Informasi

Friday, 24 September 2021 / Published in Berita

JAKARTA – Perusahaan jasa logistik berbasis aplikasi untuk pelanggan bisnis, Deliveree, memperkenalkan Layanan Muat Sebagian. Inovasi layanan ini memungkinkan pelanggan untuk mengirim muatan dengan volume kecil atau tidak memiliki cukup bawaan untuk mengisi penuh truk.

Layanan Muat Sebagian didukung oleh lebih dari 35.000 armada truk dan kendaraan lebih kecil di seluruh Jawa. Saat memesan, muatan pelanggan bisnis akan digabungkan dengan pelanggan lainnya untuk mengoptimalkan penggunaan truk kami

“Dengan Layanan Muat Sebagian membuat harga yang dibayarkan pelanggan tetap rendah,” ujar Country Director, Deliveree Indonesia, Tom Kim dalam konferensi pers virtual peluncuran layanan tersebut Rabu (22/9).

Kemudian sistem Deliveree akan mengarahkan truk ke semua titik penjemputan di lokasi terdekat. Langkah ini menciptakan efisien operasional dan waktu. Perusahaan menjamin barang akan sampai ke titik tujuan dalam waktu hanya waktu 1 hari. “Perlu diketahui, penjemputan pengiriman Layanan Muat Sebagian dilakukan minimal sehari setelah pemesanan dibuat,” kata dia.

Kim memaparkan, Layanan Muat Sebagian mengatasi dua masalah utama yang dialami pelanggan bisnis. Pertama, platform ini memanfaatkan kekuatan jaringan pengemudi yang besar untuk memberikan harga yang lebih rendah kepada pelanggan.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://koran-jakarta.com/perusahaan-logistik-layani-pelanggan-bisnis-bervolume-kecil

Salam,
Divisi Informasi

Friday, 24 September 2021 / Published in Berita

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pelabuhan Anggrek akan dikembangkan menjadi pelabuhan logistik (logistics port) guna memperlancar arus distribusi barang dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Proyek yang menelan investasi sekitar Rp 1,4 triliun ini diyakini akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo.

Kementerian Perhubungan telah menetapkan konsorsium PT Anggrek Gorontalo International Terminal (AGIT) sebagai pengembang pelabuhan ini. Konsorsium ini terdiri dari PT Gotrans Logistics International, PT Anugerah Jelajah Indonesia, PT Titian Labuan Anugrah, dan PT Hutama Karya.

Rachmat Gobel, anggota DPR RI asal Gorontalo mengatakan, pengembangan Pelabuhan Anggrek tersebut akan dilakukan dalam dua tahap yang didukung penuh oleh pemerintah, BUMN dan investor swasta.

Pengembangan Pelabuhan Anggrek untuk menjadi Port Logistic, kata Rachmat, akan dilengkapi sarana dan prasarana yang akan dikembangkan tidak hanya sebatas peningkatan kapasitas Pelabuhan, tapi juga kualitas layanan.

“Jadi proyek ini nantinya tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tapi juga nonfisik termasuk manajemen dan sumber daya manusia,” katanya Rahmat.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://industri.kontan.co.id/news/pelabuhan-anggrek-gorontalo-akan-dikembangkan-menjadi-pelabuhan-logistik

Salam,
Divisi Informasi 

Thursday, 23 September 2021 / Published in Berita

Merdeka.com – Kawasan industri menjadi sektor yang diprediksi akan terus tumbuh terutama karena permintaan yang relatif stabil mengingat rencana investasi jangka panjang investor asing meskipun di tengah pandemi Covid-19. Pemerintah diharapkan terus mendorong pengembangan lahan dari kawasan industri yang sudah ada atau yang baru di wilayah Indonesia.

Direktur PT Amarta Karya (Persero), Nikolas Agung menyampaikan Indonesia memiliki kawasan industri yang memiliki potensi untuk meningkatkan upaya pembangunan kegiatan ekonomi, meningkatkan daya saing investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami selaku BUMN yang bergerak dibidang jasa konstruksi memiliki strategi untuk menangkap peluang tersebut, pembangunan Kawasan Industri di Indonesia mengalami perkembangan dari generasi ke generasi, dimana masa kini mengharuskan Kawasan industri harus menunjang unsur 4.0,” kata Nikolas di Jakarta, Rabu (22/9).

Nikolas Agung menuturkan bahwa AMKA memiliki peran penting terhadap peluang pertumbuhan pembangunan kawasan industri di Indonesia.

Untuk menghadapi peluang dalam pertumbuhan Kawasan industri, AMKA melakukan Kemitraan strategis (Strategic Partnership) dengan berbagai pihak terkait dimana hal ini merupakan salah satu strategi kunci yang akan dilakukan AMKA untuk dapat menangkap dan mengkonversi peluang yang ada tersebut, di mana strategi ini selaras dengan misi dari Kementerian BUMN yaitu melakukan Kerjasama BUMN dan Swasta serta membina swasta dan UKM untuk naik kelas.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://www.merdeka.com/uang/kawasan-industri-jadi-andalan-amarta-karya-genjot-kinerja-bisnis.html

Salam,
Divisi informasi.

Thursday, 23 September 2021 / Published in Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Perdagangan mengajak pelaku usaha dalam negeri untuk cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan bergabung ke e-commerce, baik yang bergerak dalam perdagangan dalam negeri maupun ekspor.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Didi Sumedi, dalam sambutannya di acara pelatihan “B2B E-commerce Opportunities for Indonesian Export Oriented Companies” menuturkan, para pelaku bisnis harus siap beradaptasi dan join ke e-commerce yang ada.

“Dengan bergabung dalam platform e-commerce, berbagai produk Indonesia yang ada bisa langsung dilihat langsung oleh pasar global. Ini peluang yang amat besar,” kata Didi dalam keterangan resmi, Rabu (22/9/2021).

Kontribusi ekonomi digital ini diproyeksikan akan terus meningkat. Dengan melalui platform digital, semua akan tumbuh cepat. Namun, platform digital masih butuh dukungan agar bisa membantu meningkatkan jumlah UKM yang bisa melakukan ekspor.

Sementara itu, Cindy Cesara, Development Certification Services Analyst di Kemendag, mengungkapkan, dari riset mengenai e-commerce yang diselenggarakan oleh Kemendag dan Arise+ Indonesia diketahui bahwa saat ini ada lima kategori produk Indonesia yang diminati pasar global.

Sumber dan berita selengkapnya: https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/money/read/2021/09/22/161340126/kemendag-dorong-pelaku-usaha-manfaatkan-e-commerce

Salam,
Divisi Informasi

VIEW ALL
TOP
WhatsApp chat