Thursday, 02 April 2020 / Published in Berita

PALANGKA RAYA – Untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di wilayah Kalimantan Tengah, Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, berencana melakukan karantina wilayah. Karantina wilayah yang dimaksud kemungkinan ialah menutup bandar udara dan pelabuhan yang ada di Kalimantan Tengah.

Jumlah pasien positif Covid-19 yang kini menjadi 9 orang menjadikan Pemerintah semakin mempertimbangkan setiap keputusan. Berbagai rapat persiapan dan koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) digelar untuk rencana tersebut.

Gubernur Sugianto Sabran menyampaikan walaupun menutup jalur akses keluar masuk masyarakat ke Kalimantan Tengah. Pihaknya tidak menutup distribusi logistik kargo. Supaya perekonomian di Kalteng tetap terkendali.

“Untuk sosial ekonomi yang akan berdampak hal tersebut sudah dipikirkan matang-matang,” tegasnya, Rabu (1/4).

Sumber dan berita selengkapnya:
http://www.kaltengpos.co/berita/-44101-distribusi_cargo_akan_tetap_berjalan_walupun_karantina_wilayah.html  

Salam,
Divisi Informasi 

Thursday, 02 April 2020 / Published in Berita

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Aktivitas ekspor-impor di Pelabuhan Tanjung Priok terus berjalan, meskipun pemerintah Indonesia telah mengeluarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mempercepat penanganan wabah virus Corona (Covid-19) di Indonesia.

Hari ini (01/4), Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengunjungi Terminal Peti Kemas (TPK) Koja, Pelabuhan Tanjung Priok, untuk melepas ekspor hasil perikanan. Sebanyak 32 ribu ton hasil perikanan senilai Rp 194,6 Miliar yang kebanyakan udang dan ikan beku beserta olahannya hari ini diekspor.

Baca Juga: Cegah penyebaran corona, Kemenhub hentikan sementara penindakan hukum terhadap ODOL

Direktur Komersial PT Pelabuhan Indonesia II (IPCC), Rima Novianti menjelaskan, hasil perikanan itu diangkut dengan menggunakan KM OOCL Guangzhou ke 13 negara tujuan yakni Perancis, Jerman, Italy, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Mauritus, Reunion, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, Vietnam, dan Lithuania.

“Sekali lagi kami pastikan bahwa layanan ekspor-impor di Pelabuhan Tanjung Priok tetap berjalan, di tengah pembatasan aktivitas masyarakat,” kata Rima dalam siaran resmi yang diterima kontan.co.id, Rabu (01/4).

Rima mengungkapkan, hingga hari ini IPCC masih memberlakukan prosedur kesiapsiagaan dan pencegahan COVID-19 dengan antisipasi tinggi untuk melindungi semua petugas lapangan. Terkait kebijakan PSBB yang diputuskan kemarin, IPCC terus mencermati arahan dan pengaturan lebih lanjut dari pemerintah.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://industri.kontan.co.id/news/psbb-berlaku-layanan-ekspor-impor-di-pelabuhan-ipcc-tanjung-priok-tetap-berjalan

Salam,
Divisi Informasi 

Thursday, 02 April 2020 / Published in Berita

JAKARTA, investor.id – Ketua Apindo Bidang Properti dan Kawasan Ekonomi Sanny Iskandar menyambut positif Perppu No 1 Tahun 2020 yang baru saja terbit. Perppu tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan/atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan itu dinilai cukup komprehensif, fokus, dan terukur. 

Perppu dinilai menunjukkan respons yang cepat dan tepat dari pemerintah atas situasi dan kondisi yang darurat sekarang ini. “Tentu saja, kebijakan itu perlu aturan turunan yang detail dan implementasi yang konsisten dan efektif di lapangan. 

Terkait dengan bidang perpajakan, sudah cukup responsif. Apa yang direncanakan di Omnibus Law Perpajakan, ditarik ke depan agar segera memberi dampak bagi wajib pajak. Itulah sebabnya, tarif PPh (Pajak Penghasilan) badan diturunkan (dari 25% menjadi 22%) untuk Tahun Pajak 2020,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Investor Daily di Jakarta, Rabu (1/4). 

Kebijakan perpanjangan jangka waktu permohonan/penyelesaian terkait administrasi perpajakan juga sudah sangat dinanti, baik bagi fiskus maupun wajib pajak. Ini akan mendukung kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar, mengurangi risiko penularan Covid-19, memberi kelonggaran, dan menjamin kredibilitas penyelesaian permohonan atau administrasi perpajakan. 

Tinggal dalam implementasinya harus lebih luwes, lanjut dia, menyesuaikan masa tanggap darurat pemerintah dan kesesuaian dengan Indikator Kinerja Utama (IKU).

Sumber dan berita selengkapnya:
https://investor.id/business/pengusaha-kawasan-industri-sambut-positif-perppu

Salam,
Divisi Informasi 

Thursday, 02 April 2020 / Published in Berita

JAKARTA, KOMPAS — Kebijakan pemerintah berupa pembatasan sosial berskala besar diharapkan tidak menghambat arus logistik. Sebab, logistik sangat diperlukan untuk memastikan distribusi barang antarwilayah.

Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo), Mohamad Feriadi menyampaikan, pemerintah berkomitmen  pembatasan sosial berskala besar untuk membatasi pergerakan manusia, tetapi  tidak menghambat logistik. Oleh karena itu, penyelenggara jasa pengiriman berharap arus distribusi barang tetap terjaga dan beroperasi normal.

”Kami berharap angkutan logistik tetap berjalan normal,” ujar Feriadi, yang juga Presiden Direktur PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), di Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Feriadi menambahkan, saat ini JNE menghentikan sementara layanan premium logistik JNE, yakni layanan ”YES” untuk beberapa kota tujuan karena akses bandar udara ditutup. Perusahaan harus menyesuaikan karena akses bandara tutup dan jumlah penerbangan berkurang. ”Sepanjang ada moda transportasi angkutan lainnya, penutupan layanan premium untuk beberapa kota tujuan tidak mengganggu logistik,” katanya.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://kompas.id/baca/ekonomi/2020/04/01/pembatasan-jangan-sampai-hambat-logistik

Salam,
Divisi Informasi 

Wednesday, 01 April 2020 / Published in Berita

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) memastikan aktivitas di pelabuhan perikanan tetap berjalan sesuai protokol pencegahan Covid-19 melalui program siaga nelayan. Ini dilakukan untuk selalu memberikan pelayanan kepada nelayan dan pelaku usaha.

Program siaga nelayan merupakan rangkaian bulan bakti peduli nelayan yang kali ini dilakukan di tiga lokasi yaitu Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu, PPN Kejawanan, dan PPN Pengambengan. Kegiatannya meliputi bakti sosial, bakti usaha, dan bakti sehat nelayan.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, M. Zulficar Mochtar, mengatakan lokasi difokuskan pada pelabuhan perikanan sebagai tempat pelayanan dan aktivitas perikanan tangkap. Kegiatan ini akan dilakukan pada 31 pelabuhan pusat dan perintis serta UPT daerah di 34 provinsi. “Secara rutin penyemprotan disinfektan terus dilakukan, tidak hanya pada fasilitas di lingkungan pelabuhan perikanan namun juga pada kendaraan yang keluar masuk area pelabuhan perikanan,” ujar Zulficar di Jakarta.

Zulficar mengatakan, Bakti sosial ini berupa pembuatan fasilitas cuci tangan lengkap dengan sabun antiseptik sederhana untuk nelayan dan awak kapal perikanan. Lokasinya berada pada area tempat pemasaran ikan (TPI), tempat pembongkaran ikan, dermaga dan kantor pelayanan pelabuhan perikanan.

Sementara bakti sehat melalui pemeriksaan kesehatan nelayan dan awak kapal perikanan, penyemprotan disinfektan, sterilisasi kapal perikanan, unit pengolahan ikan, TPI, pabrik, pembagian hand sanitizer, masker, distribusi vitamin dan penyediaan disinfektan chambers di pelabuhan UPT pusat.

Sumber dan berita selengkapnya:
http://www.neraca.co.id/article/129885/operasional-pelabuhan-perikanan-tidak-terpegaruh-covid-19  

Salam,
Divisi Informasi 

Wednesday, 01 April 2020 / Published in Berita

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menutup sebagian Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau Jembatan Timbang.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengeluarkan Surat nomor AJ.005/1/11/DJPD/2020 tentang Pembatasan Operasional Satuan Pelayanan Jembatan Timbang. 

“Surat ini sebagai salah satu upaya pencegahan dan untuk meminimalisir penyebaran serta mengurangi risiko COVID-19 khususnya pada Satuan Pelayanan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) di lingkungan Ditjen Perhubungan Darat,” jelasnya melalui keterangan tertulis seperti yang dikutip kumparan, Selasa (31/3). 

Adapun sejumlah UPPKB di wilayah Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta hingga Jawa Timur tidak dioperasikan atau ditutup.

“UPPKB di luar wilayah tersebut tetap beroperasi dengan beberapa ketentuan yaitu waktu operasional selama 5 jam sehari dan hanya untuk pendataan angkutan barang. Selain itu pengemudi juga awak kendaraan atau kernet dilarang turun dari kendaraan selama di area UPPKB,” kata Budi.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://kumparan.com/kumparanbisnis/cegah-corona-kemenhub-setop-operasional-sejumlah-jembatan-timbang-1t8Asm6NWeU

Salam,
Divisi Informasi 

Wednesday, 01 April 2020 / Published in Berita

Jakarta– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mewaspadai potensi terganggunya rantai pasok komoditas perikanan akibat dampak pandemi coronavirus 2019 atau Covid-19. Karena­nya, KKP fokus menjaga rantai pasok komoditas perikanan, termasuk jika pemerintah me­nerapkan kebijakan karantina wilayah.

Menteri Kelautan dan Per­ikanan, Edhy Prabowo di Ja­karta, Senin (30/3), menya­takan pihaknya bakal terus melakukan antisipasi jika ke depannya ada upaya pene­rapan pembatasan atau bah­kan penutupan akses ke be­berapa wilayah. KKP, ujar dia, tentu akan berkoordinasi de­ngan pihak terkait agar khusus untuk urusan suplai logistik dan sarana prasarana penun­jang usaha tidak dibatasi.

“Misalnya pengiriman pro­duk ikan, pakan, benur dan obat obatan,” ucap Menteri Ke­lautan dan Perikanan.

Sebagaimana diwartakan, KKP menyiapkan strategi untuk terus melakukan pemantauan ketersediaan, perkembangan pasokan dan harga ikan di In­donesia guna mengantisipasi dampak Covid-19 terhadap usaha perikanan.

“Saat ini pemantauan di­lakukan melalui telekomuni­kasi dengan berbagai sumber antara lain pihak pelabuhan perikanan, sentra produksi budidaya, eksportir, pengelola gudang beku dan pasar retail,” kata Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Nilanto Perbowo.

Nilanto Perbowo memapar­kan, lokasi pemantauan yang telah dilakukan di antaranya Bali, Jakarta, Surabaya, Ken­dari, Purwakarta, Bekasi, Pekalongan, Trenggalek, Malang, Cilacap, Indram­ayu, Tegal, Gunung Kidul, Bitung, Makasar, dan Ter­nate.

Sumber dan berita selengkapnya:
http://www.koran-jakarta.com/kkp-jaga-rantai-pasok-perikanan/

Salam,
Divisi Informasi 

Wednesday, 01 April 2020 / Published in Berita

Bisnis.com, SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur berupaya menjaga kondisi lima sektor utama yang menopang perekonomian Jatim di tengah pandemi virus corona.

Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, mengatakan lima sektor yang sangat mempengaruhi ekonomi Jatim di antaranya adalah sektor industri, perdagangan, pertanian, akomodasi dan makanan minuman (mamin) serta infrastruktur.

“Kalau kelima sektor ini bisa dimitigasi, maka kita tidak akan terlalu mengalami tekanan yang berlebih. Memang untuk sektor akomodasi dan mamin ini terpukul, tapi bagaimana agar mereka tetap hidup seperti menjual makanan delivery service,” katanya, Senin (30/3/2020).

Dia menjelaskan sektor industri yang berkontribusi 75 persen terhadap ekonomi Jatim hingga kini masih terus berproduksi.

“Di sini ada 1.200 industri besar yang mempekerjakan 380.000 orang. Industri ini sedang dipetakan, jadi kita belum bisa mengkuantifikasi berapa dampaknya dan berapa lama industri bertahan,” katanya, Senin (30/3/2020).

Namun begitu, katanya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Dinas Perdagangan untuk mendata industri ini sesuai protokol penanganan Covid-19.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://surabaya.bisnis.com/read/20200331/532/1220079/jatim-jaga-lima-sektor-ekonomi-tetap-berjalan  

Salam,
Divisi Informasi 

Tuesday, 31 March 2020 / Published in Berita

Bandar Lampung (Lampost.co): Menyikapi kondisi pandemi Covid-19 saat ini yang kian mewabah, menjadikan beberapa pelabuhan udara ditutup demi pecegahan penyebaran virus korona. Kondisi darurat itu tentunya sangat berdampak pada industri jasa pengiriman. Namun, jasa pengiriman tetap memberikan pelayanan demi kelancaran logistik barang.

Sekretaris Assosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Provinsi Lampung, Supriyatna, mengatakan jasa pengiriman harus tetap dilaksanakan untuk menunjang perekonomian UMKM. Menurutnya, jika pengiriman logistik ditutup akan mengakibatkan kerugian bagi para pelaku UMKM.

“Asperindo menyadari ditengah wabah ini kita harus lebih siaga. Namun, perekonomian para pelaku UMKM.menjadi prioritas kami. Kendati demikian setiap prosedur arahan guna mencegah penyebaran korona akan selalu kita terapkan dalam dunia kerja,” kata dia, Senin, 30 Maret 2020.

Terkait Covid -19, lanjut dia, merupakan suatu yang berdampak kerugian ke industri jasa titipan, pos, dan logistik.

“Hal tersebut dijelaskan oleh Ketua Umum Asperindo Jakarta, Feriadi yang telah membuat surat edaran kepada pimpinan perusahaan dan untuk anggota, pengurus DPW, dan DPD seluruh Indonesia,” katanya.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://m.lampost.co/berita-jasa-logistik-tetap-buka-upaya-stabilitas-ekonomi-umkm.html  

Salam,
Divisi Informasi 

Tuesday, 31 March 2020 / Published in Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan siap memaksimalkan peran tol laut, yang selama ini menjadi tumpuan logistik wilayah timur Indonesia, di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kemenhub Wisnu Handoko mengatakan tol laut bisa dimanfaatkan membantu distribusi barang di tengah pandemi virus. Bahkan, Kementerian sudah menggratiskan distribusi alat pelindung diri (APD) ke Tahuna, Sulawesi Utara.

“Tol Laut siap dimaksimalkan untuk mengatasi arus logistik yang terhambat akibat pembatasan kapal penumpang yang masuk ke daerah tujuan,” jelasnya kepada Bisnis.com, Senin (30/3/2020).

Dia menegaskan tol laut saat ini melayani 26 trayek menggunakan 26 kapal dengan 99 pelabuhan singgah di seluruh Indonesia. Dari sisi anggaran tol laut diproyeksikan menghabiskan dana sebesar Rp 439,83 miliar pada tahun ini.

Wisnu menegaskan 26 kapal yang digunakan untuk tol laut terdiri atas 14 kapal negara, 5 kapal milik Pelni, 5 kapal milik ASDP, dan 2 kapal swasta. Pola subsidi tol laut ini diberikan untuk tiga hal, yakni operasional kapal, kontainer, dan muatan.

Sumber dan berita selengkapnya:
https://ekonomi.bisnis.com/read/20200331/98/1220051/tol-laut-bisa-jadi-solusi-saat-pandemi-corona

Salam,
Divisi Informasi 

VIEW ALL
TOP
WhatsApp chat